Langsung ke konten utama

Minuman Ketimun Anti Penuaan Dini

Ketimun merupakan sayur yang dapat dibuat minuman segar yang kaya akan antioksidan. Secara singkat, antioksidan merupakan salah satu agen anti penuaan dini. Bagi pemula yang sedang membiasakan diri untuk mengkonsumsi minuman dari sayuran agar terhindar dari penuaan dini, maka ketimun merupakan langkah awal yang baik yang dapat diterima oleh lidah pemula.      

Ketimun memiliki kandungan air yang relatif tinggi. Di balik penampilannya yang ramping, ketimun kaya akan antioksidan dan zat lain yang diperlukan tubuh seperti, fosfor, magnesium, kalsium dan kalium. Selain itu, rasa ketimun yang tawar menjadikannya sebagai minuman sayuran favorit bagi wanita yang peduli untuk tampil awet muda. Rahasia awet muda yang berasal dari ketimun terletak pada kandungan vitamin A, B kompleks, C, dan vitamin E yang seluruhnya merupakan antioksidan. 

Untuk mendapatkan minuman timun yang segar, pilihlah ketimun yang kulitnya halus, penampilannya ramping dan warnanya hijau cerah. Maksimalkan manfaat ketimun dengan cara tidak membuang bijinya. Biji ketimun kaya akan vitamin E yang bermanfaat sebagai antioksidan. 

Berikut adalah ide mengolah ketimun menjadi minuman segar.
 
  1. Kupas ketimun, lalu serut dengan parutan keju atau parutan sayur sehingga membentuk 'mie ketimun'. 
  2. Peras jeruk lemon dan campurkan pada 'mie ketimun'.
  3. Tambahkan madu alam untuk memberikan rasa manis.
Nah, bagaimana...apakah siap mencoba ide minuman ketimun ini untuk memulai langkah sehat menuju awet muda? Mau tak mau memang harus dilakukan ya, mengingat kondisi lingkungan yang semakin berpengaruh buruk terhadap kesehatan manusia, dan tak terkecuali terhadap kesehatan kulit.

Topik yang terkait dengan "Anti Penuaan Dini" dapat Anda temukan di:

Anti Penuaan Dini (klik)

Postingan populer dari blog ini

Mengapa Kulit Menjadi Keriput?

Saat usia bertambah, tubuh kita pun menjadi kurang produktif dalam menghasilkan dua komponen penting yang bertanggung jawab atas penampilan kulit. Kedua komponen itu adalah kolagen dan elastin. Berkurangnya produksi kolagen dan elastin ini tidak serta merta menimbulkan efek yang drastis berupa kerut penuaan pada permukaan kulit. Efek penuaan berupa kerut halus dan garis pertanda usia yang makin bertambah akan muncul secara perlahan.

Awet Muda...Mungkinkah?

Menjadi tua itu pasti dan penuaan merupakan siklus biologis yang tidak dapat dihindarkan. Salah satu gejala penuaan yang mudah sekali nampak adalah pada permukaan kulit, terutama daerah sekitar mata. Betapa kerasnya pun usaha manusia untuk menciptakan suplemen-suplemen kulit untuk mem- boost kinerja zat pembentuk jaringan kulit, gejala penuaan itu pada akhirnya tak dapat ditutupi.

Kulit Berjerawat..ke Dokter Kulit Sajakah?

Jerawat bukan hanya masalah bagi kaum remaja, kulit orang dewasa pun dapat berjerawat. Kulit wanita secara rata-rata lebih rentan berjerawat daripada kulit pria.